content1













content2

ORIENTASI PENGELOLA Sistem dan Jaringan Informasi Pemberdayaan Masyarakat dan Penanggulangan Kemiskinan

12 July 2012

Untuk memperlancar tugas pokok (wajib) Pemerintahan Provinsi Jawa Timur, khususnya bidang pemberdayaan masyarakat, maka Badan Pemberdayaan Masyarakat (BAPEMAS) Provinsi Jawa Timur membangun sistem dan jaringan informasi pemberdayaan dan penanggulangan kemiskinan dalam sebuah website/portal dengan alamat : www.bapemas.jatimprov.go.id. Portal ini berfungsi sebagai akses penyebaran informasi kepada publik terkait program dan kegiatan yang telah, sedang dan akan dilaksanakan Bapemas Provinsi Jawa Timur.

Maka dari itu setelah portal ini dilaunching Bapak Wakil Gubernur Jawa Timur pada 13 Desember 2011, acara ini dimaksudkan sebagai tindak lanjut sosialisasi ke seluruh Kab/Kota di Jawa Timur. Dengan mengambil tajuk: “Orientasi Pengelola Sistem dan Jaringan Informasi Pemberdayaan Masyarakat dan Penanggulangan Kemiskinan”, yang dilaksanakan di Hotel UB Malang pada tanggal 28-29 Mei 2012. Acara ini dihadiri oleh 74 peserta dari 38 Kab/Kota di Jawa Timur.

Dibukanya website ini akan menopang, mempermudah, mempercepat dan meningkatkan kinerja dalam rangka pelayanan publik, bukan sebaliknya. Selain sebagai data base, media publikasi, website ini akan menampung saran, publikasi kegiatan di Kab/Kota dan up-dating data untuk membangun opini bahwa proses pemberdayaan masyarakat dilakukan dengan transparan dan akuntabel. Fungsi lainnya adalah sebagai pusat data pemberdayaan masyarakat di Jawa Timur, baik itu pemberdayaan perekonomian, pemberdayaan kelembagaan maupun adat istiadat dan sosial budaya menuju kemandirian masyarakat.

Sistem informasi ini dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pelayanan data dan informasi dengan lebih produktif, transparan, cepat, mudah, akurat, terpadu, aman dan efisien, selain itu masyarakat umum yang membutuhkan informasi mengenai pemberdayaan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan di Jawa Timur dapat meng-akses dari mana saja. Membangun sistem dan jaringan informasi memerlukan waktu yang panjang dan terus menerus, mulai uji coba,maintenance, pengembangan dan pemeliharaan. Maka dari itu juga harus didukung pembiayaan yang tidak sedikit dan berkelanjutan.

Saat ini telah dilatih para pengelola data elektronik di Bapemas Provinsi, dan kedepan perlu dilatih pula pengelola di Bapemas Kabupaten/Kota di Jawa Timur, sebagai tindak lanjut kegiatan; Bagi Bapemas Kab/Kota, perlu menganggarkan untuk kebutuhan pendataan dan publikasi kegiatan, baik melalui website maupun media massa lainnya. Hal ini untuk membangun opini pemberdayaan masyarakat dilaksanakan secara transparan dan akuntabel. (au)

    
content4